Tampilkan postingan dengan label jum'at. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jum'at. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 Desember 2020

NASEHAT TERBAIK ORANG TUA KEPADA PEMUDA

🌍 BimbinganIslam.com
Jum'at 03 Jumadal Awwal 1442 H / 18 Desember 2020 M
👤 Ustadz Rosyid Abu Rosyidah
📔 Nasehat Singkat | Nasehat Terbaik Orang Tua Kepada Pemuda
⬇ Download Audio: BiAS-RAR-NasehatTerbaikOrangTuaKpdPemudaTV

----------------------------------

*NASEHAT TERBAIK ORANG TUA KEPADA PEMUDA*

بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

الْحَمْدُ للَّهِ حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ كَمَا يُحِبُّ رَبُّنَا وَيَرْضَى. الْحَمْدُ لِلَّهِ والصلاة وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ وعلى اله وصحبه ومن والاه لا حول ولا قوة الا بالله

Mā'āsyiral muslimīn saudara-saudaraku sekalian yang menyintai sunnah dan dicintai oleh Allāh.

Jika kita perhatikan, ada beberapa lafal-lafal yang dinasehatkan orang tua kepada putranya, terutama yang masih remaja, yang masih pemuda, beberapa hal perlu sedikit diluruskan.

Seringkali karena rasa cinta yang mendalam dari seorang orang tua kepada putranya atau putrinya, ia mengatakan:

"Wahai anakku kalau kamu ada apa-apa di luar sana beritahu bapak."

Atau ia mengatakan kepada putranya:

"Nak, kalau butuh apa-apa minta sama bapak."

Maka, mā'āsyiral muslimīn, saudara-saudaraku sekalian yang menyintai sunnah dan dicintai oleh Allāh.

Ada satu hadīts yang menarik. Hadīts ini banyak di antara kita yang sudah menghapalnya, bahkan in Syā Allāh sudah lama menghapalnya.

Hadīts yang dinukilkan oleh Imām Nawawi rahimahullāh dalam Arba'in An Nawawīyyah hadits ke-19. Ketika Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam mengatakan:

يَا غُلَامُ إِنِّي أُعَلِّمُكَ كَلِمَاتٍ احْفَظْ اللَّهَ يَحْفَظْكَ احْفَظْ اللَّهَ تَجِدْهُ تُجَاهَكَ إِذَا سَأَلْتَ فَاسْأَلْ اللَّهَ وَإِذَا اسْتَعَنْتَ فَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ وَاعْلَمْ أَنَّ الْأُمَّةَ لَوْ اجْتَمَعَتْ عَلَى أَنْ يَنْفَعُوكَ بِشَيْءٍ لَمْ يَنْفَعُوكَ إِلَّا بِشَيْءٍ قَدْ كَتَبَهُ اللَّهُ لَكَ وَلَوْ اجْتَمَعُوا عَلَى أَنْ يَضُرُّوكَ بِشَيْءٍ لَمْ يَضُرُّوكَ إِلَّا بِشَيْءٍ قَدْ كَتَبَهُ اللَّهُ عَلَيْكَ رُفِعَتْ الْأَقْلَامُ وَجَفَّتْ الصُّحُفُ

(HR Tirmidzi nomor 2440, versi Maktabah Al Ma’arif Riyadh nomor 2516)

Maka hadīts ini, saudara-saudaraku sekalian, sebetulnya hadīts yang sangat menarik, yaitu ketika kita melihat dari siapa yang meriwayatkan hadīts ini, kepada siapa Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam menyampaikan hadīts ini.

Hadīts ini diriwayatkan dari shahābat 'Abdullāh ibnu 'Abbās, beliau merupakan shahābat yang mulia dan kemuliannya juga berupa keistimewaan baginya jikalau kita melihat bagaimana sosok Ibnu 'Abbās di mata kita sekarang.

Saudara-saudaraku, shahābat Ibnu 'Abbās ini bersama Rasūlullāh tidak lama. Ada berbagai riwayat yang menjelaskan, ada yang mengatakan bahwa shahābat Ibnu 'Abbās radhiyallāhu 'anhum bersama Rasūlullāh di startnya pada saat beliau berusia 8 atau 9 tahun. Kemudian:

√ Ada yang mengatakan sampai usia 11 tahun.

√ Ada yang mengatakan sampai usia 13 tahun.

√ Ada yang mengatakan sampai usia 15 tahun.

Ada perbedaan dikalangan para ulamā. Anggap kita memakai standar yang tengah yaitu 13 tahun.

Maka ketika kita melihat bahwasanya Ibnu 'Abbās radhiyallāhu 'anhu bersama Rasūlullāh ketika berusia 8 sampai 13 tahun, kurang lebih sekitar 5 tahun.

Apa yang disampaikan oleh Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam kepada seorang bocah, seorang pemuda yang usianya 13 tahun?

Beliau mengatakan:

يَا غُلَامُ إِنِّي أُعَلِّمُكَ كَلِمَاتٍ احْفَظْ اللَّهَ يَحْفَظْكَ احْفَظْ اللَّهَ تَجِدْهُ تُجَاهَكَ إِذَا سَأَلْتَ فَاسْأَلْ اللَّهَ وَإِذَا اسْتَعَنْتَ فَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ

_"Nak, aku mengajarkan kepadamu beberapa kalimat, jagalah Allāh maka Allāh akan menjagamu, jagalah Allāh niscaya engkau akan dapati Allāh berada didepanmu menjadi penolongmu, kalau engkau meminta sesuatu maka mintalah kepada Allāh, kalau engkau meminta perlindungan maka mintalah perlindungan kepada Allāh."_

Mā'āsyiral muslimīn, saudara-saudaraku sekalian yang mencintai sunnah dan dicintai Allāh.

Pernahkah kita memberikan nasehat kepada putra/putri kita yang masih remaja yang mungkin berusia 13 tahun, seusia bocah lulusan SD, mengatakan sebuah nasehat yang sarat makna seperti ini, yang penuh dengan faedah seperti ini?

Sering kali diantara kita mengatakan:

"Nak, kalau diluar sana ada yang mengganggu mu beri tahu bapak nak."

Atau sering kali kita mengatakan kepada putri kita:

"Kalau kamu minta sesuatu jangan minta kepada yang lain, mintalah pada bapak."

Ketahuilah bahwa ini tidak sebagaimana yang diajarkan oleh Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam kepada seorang bocah di kala itu. Seorang bocah yang kemudian dengan keistimewaannya, Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam menasehatkan sesuatu yang sarat makna.

Seusia 13 tahun, yang mana kalau seumuran kita sekarang, di zaman kita baru saja lulus SD, namun nasehatnya benar-benar sarat makna.

Menyerukan kepada para pemuda, hendaklah ketika kita meminta sesuatu mintanya kepada Allāh Subhānahu wa Ta'āla, bukan kepada abi kita atau bapak kita.

Ketika kita meminta atau membutuhkan bantuan, meminta pertolongan mintanya kepada Allāh.

Maka marilah kita sebagai orang tua dan juga kepada adik-adik kita (para pemuda atau yang mungkin masa remaja) baru saja masuk masa-masa pubernya, kita nasehatkan sebuah nasehat yang lebih mencontoh terhadap apa yang dicontohkan oleh Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam.

Kalau anak kita menginginkan sesuatu kita kabarkan, kita sampaikan kepadanya:

"Nak, kalau kamu minta sesuatu minta kepada Allāh."

Ajarkan!

"Ketika engkau minta laptop nak, maka mintalah kepada Allāh, 'Yā Allāh, saya butuh laptop, maka tolong yā Allāh semoga bapak, engkau berikan rejeki yang lebih sehingga bisa memberikan saya laptop'."

Atau ketika anak kita mungkin butuh kendaraan, kita sampaikan nasehat yang indah.

"Nak, kalau memang kamu rasa butuh kendaraan, minta sama Allāh, semoga Allāh yang Maha kaya melalui wasīlah siapapun itu kemudian memberikanmu motor."

Kalau ini terjadi jama'ah sekalian, saudara-saudaraku sekalian, sang anak benar-benar akan menjadikan Allāh sebagai gantungan pertamanya.

Ketika akhirnya ia mendapatkan laptop yang ia pertama kali ucapkan terima kasih, bukan kepada bapaknya.

Ketika ia mendapatkan hadiah motor dari pamannya, sebab karena dia berdo'a, maka ia mengucapkan terima kasih yang pertama bukan kepada pamannya tetapi kepada Allāh.

Maka mā'āsyiral muslimīn rahimani wa rahimakumullāh, dalam kelanjutan hadīts ini sejatinya Nabi kita yang mulia Muhammad shallallāhu 'alayhi wa sallam juga mengajarkan kepada para pemuda yaitu Ibnu 'Abbās agar tidak menjadi pemuda yang galau, agar tidak menjadi pemuda yang mudah baper.

Kenapa?

Karena dalam kelanjutan hadīts tersebut Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam bersabda:

وَاعْلَمْ أَنَّ الْأُمَّةَ لَوْ اجْتَمَعَتْ عَلَى أَنْ يَنْفَعُوكَ بِشَيْءٍ لَمْ يَنْفَعُوكَ إِلَّا بِشَيْءٍ قَدْ كَتَبَهُ اللَّهُ لَكَ

_“Ketahuilah bahwasanya, seandainya manusia ini kemudian bersepakat untuk memberikan manfaat kepadamu, ketahuilah nak, engkau tidak akan mendapatkan manfaat itu kalau Allāh tidak menghendakimu mendapatkan manfaat itu.”_

Melainkan kalau engkau mendapatkan manfaat bukan karena segerombolan manusia tetapi karena Allāh telah memutuskan untukmu.

Begitu juga sebaliknya:

وَلَوْ اجْتَمَعُوا عَلَى أَنْ يَضُرُّوكَ بِشَيْءٍ لَمْ يَضُرُّوكَ إِلَّا بِشَيْءٍ قَدْ كَتَبَهُ اللَّهُ عَلَيْكَ

_“Kalau ada segerombolan manusia (sekumpulan pemuda) hendak mencelakanmu, hendak mengeroyokmu, maka ketahuilah engkau tidak akan dicelakan, tidak akan dikeroyok melainkan itu sudah menjadi ketetapan Allāh Subhānahu wa Ta'āla atasmu.”_

Maka jama'ah sekalian, saudara-saudaraku yang menyintai sunnah dan dicintai Allāh.

Ini mengajarkan kepada pemuda ketika diberikan nasehat seperti ini selain yang pertama penggantungan diri yang utama hanya kepada Allāh, maka kemudian iman terhadap taqdir.

Keimānan pada taqdir bukan kepada quantitas atau kwalitas orang. Ketika ada segerombolan orang yang mungkin hendak memberikan manfaat kepada kita, kita tidak mudah baper,  tidak mudah luluh karenanya, tidak mudah disogok.

Begitu pula ketika kita hendak dicelakakan, hendak dicelakai oleh siapapun itu maka kita tidak mudah ciut nyalinya, kecil hatinya.

Ini mengajarkan kekokohan mental dan ini, jama'ah sekalian, sudah diajarkan oleh Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam dikala itu kepada pemuda.

Maka wahai ayah, wahai bapak:

√ Janganlah pelit engkau memberikan nasehat yang sarat makna kepada pemuda.

√ Jangan engkau hanya memberikan nasehat-nasehat yang sepele namun bobotlah, beri bobot yang lebih dalam nasehatmu kepada anak.

Karena anak itu adalah aset kita. Ketika kita mengantungkan anak ini kepada Allāh dan mengajarkan kepada anak bahwa ia menggantungkan segalanya kepada Allāh maka ini akan mengkokohkan mentalnya, agar anak tidak mudah baper, tidak mudah galau, tidak mudah disogok, tidak mudah dicelakai dan lain sebagainya.

Dan ini sungguh sebuah parenting nabawi yang telah diajarkan beberapa puluh abad yang lalu, oleh para generasi terbaik.

Mereka langsung mendapatkan bimbingan dari Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam.

Siapa kita di akhir zaman seperti ini yang tidak mau mencontoh mereka?

Maka mā'āsyiral muslimīn, saudara-saudaraku sekalian, mari kita bimbing adik-adik kita, bimbing pemuda-pemuda kita, bukan hanya dalam lingkup keluarga kita namun juga remaja-remaja masjid, DKM-DKM masjid, anak tetangga kita ataupun saudara kita yang notabenenya mereka syabab, notabenenya mereka pemuda, kita kokohkan mental mereka, perkuat keimānan mereka, melalui nasehat-nasehat sarat makna.

Maka jangan sampai kecintaan kita yang berlebih kepada putra/putri kita memberikan fitnah kepada kita.

Maka marilah saudara-saudaraku sekalian, kita mencontoh bagaimana Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam memberikan nasehat kepada pemuda dan mari kita praktekkan itu kepada pemuda disekeliling kita.

Ini yang mungkin bisa saya sampaikan.

أفول ما تسمعون وآخر الكلام وآخر الدعوان عن الحمد لله رب العالمين

السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

Jumat, 13 November 2020

APA ITU SALAF ?

🌍 BimbinganIslam.com
Jumat, 27 Rabi'ul Awwal 1442 H / 13 November 2020 M
👤 Ustadz DR. Bahri Qasim MA
📒 Nasihat Singkat Bimbingan Islām
🔊 Audio 88 | Apakah Itu Salaf ?
🔄 Download Audio: bit.ly/NasihatSingkatBiAS-88
〰〰〰〰〰〰〰

APA ITU SALAF  ?

بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Salaf menurut bahasa yaitu المُتَقَدِّم (al-mutaqoddam) yang terdahulu, semua yang telah mendahului kita dari nenek kita, dari bapak-bapak kita, maka semua itu disebut dengan salaf (menurut bahasa).

Akan tetapi salaf menurut istilah yaitu:

السلف : هم الصحابة و والتابعون  وتابعهم  من الأئمة الذين يعطلبهم

Yang di maksud dengan salaf menurut istilah (syari'at) yaitu mereka para sahabat Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam dan orang-orang sesudah mereka dari kalangan tabi'in,  kemudian orang-orang yang mengikuti tabi'in dari kalangan tabiut tabi'in dari imam-imam yang dijadikan sebagai contoh tauladan bagi mereka.

Seperti imam yang empat :

⑴ Imam Abū Hanifiyah
⑵ Imam Mālik
⑶ Imam Asy-Syafi'i
⑷ Imam Ahmad

Semua ini adalah ulama-ulama salaf yang kita bisa contoh mereka dalam beraqidah, dalam bermuamalah, dalam beribadah kepada Allāh Subhānahu wa Ta'āla dan lain sebagainya.

Oleh karena itu yang di maksud dengan salafush sholih yaitu:

القرن الأول من هذه الأمة، وهم صحابة رسول الله صلى الله وعليه وسلم من المهاجرين والأنصار كما قال الله عزوجل : وَالسَّابِقُونَ الأَوَّلُونَ مِنْ الْمُهَاجِرِينَ وَالأَنصَارِ وَالَّذِينَ اتَّبَعُوهُمْ بِإِحْسَانٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ

"Jadi yang di maksud dengan salafush shalih yaitu generasi yang pertama dari umat ini yaitu generasi para sahabat Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam dari kalangan Muhajirin dan Anshār" 

Sebagaimana Allāh Subhānahu wa Ta'āla berfirman:

وَٱلسَّـٰبِقُونَ ٱلْأَوَّلُونَ مِنَ ٱلْمُهَـٰجِرِينَ وَٱلْأَنصَارِ وَٱلَّذِينَ ٱتَّبَعُوهُم بِإِحْسَـٰنٍۢ رَّضِىَ ٱللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا۟ عَنْه

"Mereka adalah pendahulu pendahulu dari kalangan orang orang Muhajirin dan orang orang Anshār  dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allāh ridho kepada mereka dan merekapun ridho kepada Allāh"

(QS. At-Taubah : 100)

____________________

Jumat, 06 November 2020

MENDO'AKAN ORANG TUA

🌍 BimbinganIslam.com
Jumat, 20 Rabi'ul Awwal 1442 H / 06 November 2020 M
👤 Ustadz Zaid Susanto, Lc.
📒 Nasihat Singkat Bimbingan Islām
🔊 Audio 87 | Mendo'akan Orang Tua
🔄 Download Audio: bit.ly/NasihatSingkatBiAS-87
〰〰〰〰〰〰〰

*MENDO'AKAN ORANG TUA*

بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
إنَّ الحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله و على آله و اصحابه ومن والاه ،ولا حول ولاقوة إلا بالله أما بعد

Diantara bentuk berbakti kepada orang tua adalah mendoakan mereka. Jangan lupa setiap hari mendo'akan mereka.

اللهم اغْفِرْلِي وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيراً

_"Ya Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku, dan berikanlah rahmat kepada mereka berdua, sebagaimana mereka telah mendidikku sejak kecil."_

Baik mereka masih hidup atau pun sudah meninggal dunia. Karena do'a ini akan mengangkat derajat mereka.

Sebagaimana disebutkan dalam riwayat, bahwa seorang laki-laki mendapatkan kedudukan yang tinggi di sisi Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Sehingga dia pun bertanya kepada Allah:

يا الله ؟ من أين هذا ؟

_"Ya Allah, darimana kedudukan tinggi ini?"_

Kata Allāh Subhānahu wa Ta'āla:

من استغفار ولدك لك

_"Kedudukan tinggimu ini adalah hasil dari permohonan ampun anakmu kepada Allāh untukmu."_

Wallāhu Ta'āla A'lam

____________________

Senin, 02 November 2020

KEMATIAN ADALAH SEBUAH KEPASTIAN

🌍 BimbinganIslam.com
Jumat, 13 Rabi'ul Awwal 1442 H / 30 Oktober 2020 M
👤 Ustadz Afifi Abdul Wadud, B.A.
📒 Nasihat Singkat Bimbingan Islām
🔊 Audio 86 | Kematian Adalah Sebuah Kepastian
🔄 Download Audio: bit.ly/NasihatSingkatBiAS-86
〰〰〰〰〰〰〰

*KEMATIAN ADALAH SEBUAH KEPASTIAN*

بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
إنَّ الحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله و على آله و اصحابه ومن والاه ،ولا حول ولاقوة إلا بالله أما بعد

Kematian, sebuah kepastian yang tidak bisa kita hindari. Di zaman kita ini, apalagi yang dikatakan kematian mendadak sangat banyak dan menimpa di sekitar kita.

Ada karena pesawat jatuh, ada karena tertabrak tanpa terduga, ada karena tanah longsor, ada karena mendadak tsunami dan sebab yang lainnya.

Dan yang tidak terkena bencanapun, kita pasti akan mengalami kematian, cepat atau lambat.

Yang menjadi masalah bahwa kematian itu bukan akhir segala-galanya, tapi kematian justru pintu gerbang yang mengantarkan kita kepada kehidupan yang sebenarnya (kehidupan selamanya) yang tidak akan ada lagi kehidupan setelah itu. Maka dikatakan: ٱلْيَوْمِ ٱلْـَٔاخِر .

Oleh karena itu kita harus persiapkan dan menjadi sebab utama kita semangat (bersiap-siap).

Resep yang Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam sampaikan:

أَكْثِرُوا ذِكْرَ هَاذِمِ اللَّذَّاتِ يَعْنِي الْمَوْتَ

_"Perbanyaklah mengingat pemutus kenikmatan, yaitu kematian."_

(Hadīts riwayat Ibnu Mājah, nomor 4.258, At Tirmidzī, An Nassai, Ahmad)

Mengingat kematian bukan menghasilkan sikap hidup yang pesimis, kemudian sikap hidup yang tidak produktif, ini kekeliruan besar. Pemikiran seperti ini muncul, dia seakan-akan tidak percaya dengan kehidupan setelah kematian.

Adapun bagi orang yang mereka memiliki keyakinan tentang kehidupan setelah mati, justru mengingat kematian akan menghasilkan tenaga berlipat-lipat untuk extra produktif.

Al Imam Ad Daqāh, beliau mengatakan:

من أكثر ذكر الموت أكرم بثلاثة

_"Barangsiapa yang dia banyak mengingat kematian, Allāh akan muliakan dia dengan 3 (tiga) hal, yaitu:_

نشاط العبادة

_⑴ Semangat dalam beribadah._

Karena dia tahu bahwa kematian datang mendadak, kemudian tidak bisa konpromi. Dan setelah mati satu-satunya yang bermanfaat hanyalah bekal amal.

Harta dan semua aset dunia akan dia tinggalkan (tidak berguna lagi), maka dia akan semangat beramal. Sewaktu-waktu mati dia siap untuk menghadap Allāh Ta'āla.

سرع التوبة

_⑵  Cepatnya dia bertaubat._

Dia tahu persis kematian datang mendadak, tanpa pemberitahuan dan tidak ada alamat-alamat yang jelas. Sehingga ketika dia tergelincir dalam sebuah perbuatan maksiat atau penyimpangan, dia sadar sepenuhnya. Jangan sampai dia mati dalam kondisi belum bertaubat. Maka ini akan mendorong seseorang untuk segera dia bertaubat.

قناعة القلب

_⑶ Hatinya qana'ah._

Hatinya akan qana'ah, dalam urusan dunia dia akan qana'ah, mencukupkan dengan apa yang Allāh berikan. Dia tidak akan rakus dan terdorong untuk mencari dengan cara yang haram.

Kenapa?

Karena bagaimana pun rakusnya dia tentang dunia, seberapa banyaknya dunia dia kumpulkan, begitu kematian datang semua akan dia tinggalkan.

Apakah kita masih belum juga tersadarkan bahwa kematian itu suatu perkara yang mesti kita selalu perhatikan, kita waspadai. Karena kita pasti akan masuk kampung akhirat.

Semoga Allāh Subhānahu wa Ta'āla memberikan taufiq kepada kita untuk selalu banyak mengingat kematian.

Jangan anda sangka, anda masih muda.
Jangan anda sangka, anda masih sehat.
Jangan anda sangka, anda masih kuat.

Kematian datang tanpa memilih milih, kadang yang sakit panjang umurnya, kadang sehat pendek umurnya.

Yang penting, siapkan diri anda untuk menyongsong kematian yang terbaik (husnul khātimah) dan mendapatkan Jannah yang diraih dengan dunia yang singkat, tapi ini menentukan.

Jangan spekulasi tentang hidup anda, tapi susunlah, programlah dengan terbaik.

Semoga Allāh memberikan taufiq kepada kita semuanya, semoga bermanfaat.

والصلاة على النبينا محمد وعلي اله وصحبه وسلم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

____________________

Jumat, 23 Oktober 2020

NIKMAT PERNIKAHAN

🌍 BimbinganIslam.com
Jumat, 06 Rabi'ul Awwal 1442 H / 23 Oktober 2020 M
👤 Ustadz DR. Ali Musri Semjan Putra, M.A.
📒 Nasihat Singkat Bimbingan Islām
🔊 Audio 85 | Nikmat Pernikahan
🔄 Download Audio: bit.ly/NasihatSingkatBiAS-85
〰〰〰〰〰〰〰

*NIKMAT PERNIKAHAN*

Allāh Subhānahu wa Ta'āla menggambarkan suatu nikmat yang besar kepada manusia.

Tatkala mereka diciptakan oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla dilengkapi dengan segala fasilitas kebutuhan mereķa di dunia ini, salah satu nikmat yang besar adalah nikmat pernikahan.

Allāh Subhānahu wa Ta'āla sebutkan di dalam surat Ar-rum yang berbunyi:

وَمِنْ ءَايَـٰتِهِۦٓ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَٰجًۭا لِّتَسْكُنُوٓا۟ إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةًۭ وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَـٰتٍۢ لِّقَوْمٍۢ يَتَفَكَّرُونَ

"Di antara bukti-bukti kebesaran Allāh Subhānahu wa Ta'āla adalah Allāh menciptakan dari diri kalian pasangan bagi kalian agar kalian tenang kepadanya, dan dijadikan di antara kalian rasa kasih sayang dan cinta. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang-orang berpikir."

(QS. Ar-rum: 21)

Pada ayat ini terdapat tanda-tanda kebesaran bagi Allāh Subhānahu wa Ta'āla dan pelajaran bagi orang-orang yang berpikir, salah satunya adalah adanya proses pernikahan.

Proses pernikahan yang di alami oleh manusia
kemudian dengan adanya proses pernikahan itu terjalin kasih sayang dari dua insan secara khusus, dan terjalin pula jalinan kasih sayang secara keluarga besar dari kedua insan tersebut.

Maka tujuannya jelas agar terjalin kasih sayang, mawaddah wa rahmah di antara dua orang ini dan keluarga-keluarganya.

Dan tidak akan tercapai tujuan ini, kalau kita tidak menghayati dan mendalami tujuan, visi dan misi sebuah pernikahan.

Untuk terciptanya rasa kasih sayang Allāh tegakkan surat An-Nissā.

وَعَاشِرُوهُنَّ بِٱلْمَعْرُوفِ ۚ

"Dan gaulilah istrimu dengan baik."

Ini adalah perintah Allāh kepada para suami.

فَإِن كَرِهْتُمُوهُنَّ فَعَسَىٰٓ أَن تَكْرَهُوا۟ شَيْـًۭٔا وَيَجْعَلَ ٱللَّهُ فِيهِ خَيْرًۭا كَثِيرًۭا

"Jika kamu tidak menyukai salah satu sifat pada istrimu (maka bersabarlah) karena boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan kebaikan yang banyak padanya."

(QS. An-Nissā: 19)

Hal ini juga ditegaskan dalam hadīts yang diriwayatkan oleh Muslim.

لا يَفْرَكُ مُؤْمِنٌ مُؤْمِنَةً إِنْ كَرِهَ مِنْهَا خُلُقًا رَضِيَ مِنْهَا آخَرَ

"Janganlah seorang mukmin selalu tergesa-gesa, memarahi, menyesali, membenci seorang mukmin perempuan. Jika dia tidak suka salah satu akhlak dari wanita tersebut (istrinya), maka bisa jadi ia ridha (senang) dengan akhlak yang lain."

(Hadīts shahīh riwayat Muslim nomor 1469)

Kita sebagai manusia pasti tidak ada yang sempurna, tidak ada yang namanya kelengkapan, mungkin ada khilaf dan salah (pasti), dan itu adalah suatu hal yang biasa dalam kehidupan kita.

Dalam menghadapi kondisi itu perlu ada dua sifat, yaitu:

⑴ Sabar.
⑵ Pemaaf.

Itu saja solusinya yaitu sabar dan pemaaf.

Oleh sebab itu dalam keluarga, baik calon  mempelai berdua atau pun kedua keluarga besar, harus mengingat dua sifat ini.

⑴ Tidak ada di antara kita yang tidak akan lepas dari kesalahan dan khilaf namun Allāh Subhānahu wa Ta'āla telah memberikan solusi yaitu sabar dan pemaaf.

Jika seorang suami salah maka seorang istri harus bersabar dan memberikan maaf begitu pun sebaliknya.

Banyak sekali hadīts-hadīts Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam bicara tentang ini, di antaranya:

خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لأَهْلِي

“Orang terbaik di antara kalian adalah orang yang paling baik kepada keluarganya. Dan aku orang yang paling baik bagi keluargaku.”

(Hadīts shahīh riwayat At-Tirmidzī nomor
3895 dan Ibnu Majah nomor 1977 dari sahabat Ibnu ‘Abbās. Dan dishahīhkan oleh Al-Albaniy dalam Ash Shahīhah nomor 285)

Ini bagi para suami, untuk para istri adalah:

Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam telah menjelaskan bahwa wanita pilihan itu dinikahi karena agamanya.

تُنْكَحُ الْمَرْأَةُ لأَرْبَعٍ: لِمَـالِهَا وَلِحَسَبِهَا وَلِجَمَالِهَا وَلِدِيْنِهَا، فَاظْفَرْ بِذَاتِ الدِّيْنِ تَرِبَتْ يَدَاكَ.

“Wanita dinikahi karena empat perkara; karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya; maka pilihlah wanita yang taat beragama, niscaya engkau beruntung."

(Hadīts riwayat Al-Bukhari6 nomor 5090)

Oleh karena itu Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam memotivasi, bagaimana seorang wanita menjadi seorang istri yang dicintai oleh suami dan dia adalah perhiasan dunia yang paling berharga dari semua perhiasan dunia ini.

الدُّنْيَا مَتَاعٌ وَخَيْرُ مَتَاعِهَا الْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ

“Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah.”

(Hadīts shahīh riwayat Muslim nomor 1467)

Sebaik-baik perhiasan adalah wanita shalihah bukan harta atau yang lainnya. Jadi wanita shalihah adalah perhiasan yang paling berharga dan paling mahal harganya di dunia ini.

Artinya ini adalah motivasi yang diberikan oleh Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam untuk para wanita agar mereka menjadi wanita-wanita shahihah.

Siapakah wanita shalihah itu?

Wanita shalihah adalah wanita yang melaksanakan kewajibannya kepada Allāh,  Tuhan yang telah menciptakannya serta melaksanakan kewajiban kepada suaminya.

Ini adalah standar untuk menjadi wanita shalihah, standar untuk menjadi wanita shalihah tidak banyak dan tidak berat.

Oleh sebab itu jika sebuah keluarga dilandasi oleh  ketakwaan kepada Allāh Subhānahu wa Ta'āla,  in syā Allāh semua masalah akan mudah dihadapi.

Sebagaimana firman Allāh Subhānahu wa Ta'āla:

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا ۞ وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ

“Barangsiapa bertakwa kepada Allāh niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.”

(QS. Ath Thalaq: 2-3)

وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجْعَل لَّهُۥ مِنْ أَمْرِهِۦ يُسْرًۭا

"Dan barang-siapa yang bertakwa kepada Allāh, niscaya Allāh menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya."

(QS. Ath Thalaq: 4)

Wallāhu Ta'āla A'lam

_____________________________

Jumat, 16 Oktober 2020

Kenapa Allāh Tabāraka wa Ta'āla memberikan kita kebenaran (keyakinan) untuk kita kejar?

🌍 BimbinganIslam.com
Jumat, 29 Shafar 1442 H / 16 Oktober 2020 M
👤 Ustadz Maududi Abdullah, Lc.
📒 Nasihat Singkat Bimbingan Islām
🔊 Audio 84 | Kenapa Allāh Tabāraka wa Ta'āla memberikan kita kebenaran (keyakinan) untuk kita kejar?
🔄 Download Audio: bit.ly/NasihatSingkatBiAS-84
〰〰〰〰〰〰〰

*Kenapa Allāh Tabāraka wa Ta'āla memberikan kita kebenaran (keyakinan) untuk kita kejar?*

Hikmah di balik semua ini, bahwa Allāh Tabāraka wa Ta'āla menjanjikan sesuatu yang real (sesuatu yang nyata).

إِنَّ هَـٰذَا لَهُوَ حَقُّ ٱلْيَقِينِ

Apa yang Allāh ceritakan ini adalah sesuatu yang benar-benar nyata (haq), yang benar-benar haqqul yaqīn (benar-benar nyata) dan tidak ada dustanya.

Sehingga ketika seorang muslim mengejar itu, dia mengejar haqā'iq, ketika pikiran seorang muslim;

√ Allāh isi dengan surga, neraka.
√ Allāh isi dengan padang mahsyar.
√ Allāh isi dengan hari berhisab.
√ Allāh isi dengan alam kubur dan apa yang terjadi di sana, apa yang akan anda lalui di sana.

Semua ini haqā'iq, semua ini kebenaran yang nyata, kebenaran yang real, haqqul yaqīn (yang sebenar-benar yaqīn),  tidak ada keraguan di dalamnya  لَا رَيْبَ ۛ فِيهِ.

Oleh karena itu berulang-ulang di dalam Al-Qur'ān,  Allāh mengatakan:

إِنَّ هَـٰذَا لَهُوَ حَقُّ ٱلْيَقِينِ

"Sesungguhnya (yang disebutkan ini) adalah suatu keyakinan yang benar."

(QS. Al-Waqi'ah: 95)

Dan ayat-ayat semisalnya.

Ini adalah sesuatu yang benar-benar akan terjadi, sesuatu yang yakin, yang benar-benar yakin melebihi ilmu al-yaqīn  dan melebihi ainul yaqīn, sebagaimana yang dikatakan oleh para ulama haqqul yaqīn di atas ilmu yaqīn dan ainul yaqīn.

Para ulama mengatakan, "Apabila anda diberi tahu tentang sebuah danau yang indah, yang airnya sangat tawar dan anda yakin bahwa ada danau seperti itu (seperti yang di gambarkan, seperti yang diceritakan), maka anda sampai pada ilmu al-yaqīn.

Kemudian ketika anda, saudaraku, saudariku kaum muslimin dan muslimat.

Sampai ke tempat tersebut, sampai ke danau yang di ceritakan itu dan anda melihat keindahan yang luar biasa daripada danau itu, dan anda melihat air yang diceritakan tentang rasanya yang tawar luar biasa, nikmat untuk penghapus dahaga.

Anda telah melihat dengan mata anda, maka ini di sebut dengan ainul yaqīn, dan itu lebih dari sekedar ilmu al-yaqīn.

Dan ketika anda turun ke danau itu dan berada langsung ditengah-tengah keindahan itu dan hendak turun ke danau tersebut ke dekat airnya yang di sebut,  dan kemudian anda menikmati airnya dan anda merasakan dengan lisan anda sendiri dengan mulut anda sendiri anda merasakan tawarnya yang diceritakan oleh manusia, maka itu di sebut dengan haqqul yaqīn, maka dia di atas ilmu al-yaqīn dan di atas ainul yaqīn."

Allāh ketika berbicara akhirat, berbicara tentang apa yang terjadi di akhirat, berbicara tentang surga, neraka dan ganjaran.

Allāh katakan:

إِنَّ هَـٰذَا لَهُوَ حَقُّ ٱلْيَقِينِ

"Semua ini adalah haqqul yaqīn."

Yakni tingkatan melebihi ilmu yaqīn, melebihi ainul yaqīn.

√ Ini benar-benar nyata,  saudaraku.
√ Ini benar-benar real.
√ Ini benar-benar terjadi.

Apa yang Allāh sampaikan kepada kalian itu apa adanya, bukan alamul khayal.

Oleh karena itu seorang muslim tidak berada di dalam dunia khayalan, apa yang dia lakukan sekarang bertungku serumus untuk mencari ridha Allāh, bertungku serumus untuk mengerjakan pekerjaan-pekerjaan kebaikan.

Itu bukan hanyut karena alam khayalnya, dia menuju sesuatu yang hakiki, yang hakikat, yang luar biasa, benar-benar ada (nyata), dan kita tidak boleh ragu dalam hal ini.

Allāh Tabāraka wa Ta'āla asdaqul qāilin.

وَمَنْ أَصْدَقُ مِنَ ٱللَّهِ قِيلًۭا

"Dan siapakah yang lebih benar perkataannya dari pada Allah?"

(QS. An-Nissā: 122)

__________________________

Sabtu, 10 Oktober 2020

BAGAIMANA MENGOBATI PENYAKIT BAPER?

🌍 BimbinganIslam.com
Jumat, 22 Shafar 1442 H / 09 Oktober 2020 M
👤 Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri, Lc.
📒 Nasihat Singkat Bimbingan Islām
🔊 Audio 83 | Bagaimana Mengobati Penyakit Baper
🔄 Download Audio: bit.ly/NasihatSingkatBiAS-83
〰〰〰〰〰〰〰

*BAGAIMANA MENGOBATI PENYAKIT BAPER?*

Hadirin yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Baper bukan gaya Nabi kita shallallāhu 'alayhi wa sallam!

Makanya salah satu akhlak mulia yang dijelaskan oleh Imam Ahmad adalah At-Taghāful (التغافل) tidak baperan (dalam bahasa kita), tidak sibuk dengan seluruh masalah atau seluruh ucapan orang.

Dan di antara dalīl para ulama adalah surat At-Tahrīm ayat 3.

Allāh Subhānahu wa Ta'āla berfirman:

عَرَّفَ بَعۡضَهُۥ وَأَعۡرَضَ عَنۢ بَعۡضٖۖ

Ketika Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam berbicara dengan istrinya dan beliau mengatakan ini off the record ya (ini rahasia) tiba-tiba pembicaraan tersebut dibocorin.

Kemudian Allāh Subhānahu wa Ta'āla memberi tahu Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam bahwa pembicaraan tersebut telah dibocorkan, kemudian Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam memanggil dan menasehati istri beliau.

Dan menariknya Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam tidak membahas seluruh kesalahan istri beliau.

Allāh Subhānahu wa Ta'āla berfirman:

عَرَّفَ بَعۡضَهُۥ وَأَعۡرَضَ عَنۢ بَعۡضٖۖ

Nabi hanya membahas sebagian kesalahan dan sebagian yang lain beliau shallallāhu 'alayhi wa sallam lupakan, beliau shallallāhu 'alayhi wa sallam tidak baper.

Hasan Al-Bashri rahimahullāh di dalam tafsir Al-Qurthubi ketika membahas ayat di atas beliau mengatakan: 

"Orang-orang yang mulia tidak baper (tidak melibatkan perasaannya kepada semua masalah)."

Orang-orang mulia tahu kapan mereka harus fokus, dan kapan harus cuex.

Orang yang cerdas itu seperti apa sih? Apa kata Imam Syafi’i, kata beliau:

"Orang yang cerdas adalah orang yang otaknya encer dan tidak baperan"

Baper itu tidak bagus dan itu bukan style-nya Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam.

Katanya kita mengikuti sunnah Nabi?

Sunnah Nabi itu tidak baperan.

Dan itu yang dinasehati para ulama-ulama kita, apalagi kalau antum masuk ke dunia dakwah dan antum baperan, maka tidak bisa.

Dakwah itu hanya bisa digeluti oleh orang-orang yang berjiwa besar, karena arus bawahnya kuat, badainya juga kuat.

Tidak bisa !

Tidak boleh baper !

Wallāhu Ta'āla A'lam bish-shawāb.

____________________

Jumat, 02 Oktober 2020

Bekal Kematian

🌍 BimbinganIslam.com
Jumat, 15 Shafar 1442 H / 02 Oktober 2020 M
👤 Ustadz Abdurrahman Al-Atsary -rahimahullah-
📒 Nasihat Singkat Bimbingan Islam
🔊 Audio 82 | Bekal Kematian
🔄 Download Audio: bit.ly/NasihatSingkatBiAS-82
〰〰〰〰〰〰〰

🏦 *Salurkan Donasi Dakwah Terbaik Anda* melalui :

| BNI Syariah
| Kode Bank (427)
| Nomor Rekening : 8145.9999.50
| a.n Yayasan Bimbingan Islam
| Konfirmasi klik https://bimbinganislam.com/konfirmasi-donasi/
__________________

Sabtu, 05 September 2020

Berlomba Dalam Kebaikan

🌍 BimbinganIslam.com
Jumat, 16 Muharram 1442 H / 04 September 2020 M
👤 Ustadz Abdullah Taslim, Lc., M.A.
📒 Nasihat Singkat Bimbingan Islam
🔊 Audio 81 | Berlomba Dalam Kebaikan
🔄 Download Audio: bit.ly/NasihatSingkatBiAS-81
〰〰〰〰〰〰〰

🏦 *Salurkan Donasi Dakwah Terbaik Anda* melalui :

| BNI Syariah
| Kode Bank (427)
| Nomor Rekening : 8145.9999.50
| a.n Yayasan Bimbingan Islam
| Konfirmasi klik https://bimbinganislam.com/konfirmasi-donasi/
__________________

Jumat, 17 Juli 2020

Sabar Dalam Menghindari Maksiat

🌍 BimbinganIslam.com
Jumat, 26 Dzulqa'dah 1441 H / 17 Juli 2020 M
👤 Ustadz Ali Ahmad -Hafizhahullah-
📒 Nasihat Singkat Bimbingan Islam
🔊 Audio 80 | Sabar Dalam Menghindari Maksiat
🔄 Download Audio: bit.ly/NasihatSingkat-80
〰〰〰〰〰〰〰

🏦 *Salurkan Donasi Dakwah Terbaik Anda* melalui :

| BNI Syariah
| Kode Bank (427)
| Nomor Rekening : 8145.9999.50
| a.n Yayasan Bimbingan Islam
| Konfirmasi klik https://bimbinganislam.com/konfirmasi-donasi/
__________________

Rabu, 15 Juli 2020

Hidup Yang Berkualitas

🌍 BimbinganIslam.com
Jumat, 19 Dzulqa'dah 1441 H / 10 Juli 2020 M
👤 Ustadz Rizal Yuliar Putrananda, Lc.
📒 Nasihat Singkat Bimbingan Islam
🔊 Audio 79 | Hidup Yang Berkualitas
🔄 Download Audio: bit.ly/NasihatSingkat-79
〰〰〰〰〰〰〰

🏦 *Salurkan Donasi Dakwah Terbaik Anda* melalui :

| BNI Syariah
| Kode Bank (427)
| Nomor Rekening : 8145.9999.50
| a.n Yayasan Bimbingan Islam
| Konfirmasi klik https://bimbinganislam.com/konfirmasi-donasi/
__________________

Jumat, 03 Juli 2020

Kewajiban Mengikuti Rasulullah

🌍 BimbinganIslam.com
Jumat, 12 Dzulqa'dah 1441 H / 03 Juli 2020 M
👤 Ustadz Said Abu Ukkasyah _Hafizhahullah_
📒 Nasihat Singkat Bimbingan Islam
🔊 Audio 78 | Kewajiban Mengikuti Rasulullah _Shallallahu 'Alaihi wa Sallam_
🔄 Download Audio: bit.ly/NasihatSingkat-78
〰〰〰〰〰〰〰

🏦 *Salurkan Donasi Dakwah Terbaik Anda* melalui :

| BNI Syariah
| Kode Bank (427)
| Nomor Rekening : 8145.9999.50
| a.n Yayasan Bimbingan Islam
| Konfirmasi klik https://bimbinganislam.com/konfirmasi-donasi/
__________________

Sabtu, 27 Juni 2020

Agar Tidak Galau Ketika Tertimpa Musibah

🌍 BimbinganIslam.com
Jumat, 05 Dzulqa'dah 1441 H / 26 Juni 2020 M
👤 Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri, Lc.
📒 Nasihat Singkat Bimbingan Islam
🔊 Audio 77 | Agar Tidak Galau Ketika Tertimpa Musibah
🔄 Download Audio: bit.ly/NasihatSingkat-77
〰〰〰〰〰〰〰

🏦 *Salurkan Donasi Dakwah Terbaik Anda* melalui :

| BNI Syariah
| Kode Bank (427)
| Nomor Rekening : 8145.9999.50
| a.n Yayasan Bimbingan Islam
| Konfirmasi klik https://bimbinganislam.com/konfirmasi-donasi/
__________________

Jumat, 19 Juni 2020

Kunci Kejayaan dan Kemenangan Kaum Muslimin

🌍 BimbinganIslam.com
Jumat, 27 Syawwal 1441 H / 19 Juni 2020 M
👤 Ustadz Abul Aswad Al-Bayaty
📒 Nasihat Singkat Bimbingan Islam
🔊 Audio 76 | Kunci Kejayaan dan Kemenangan Kaum Muslimin
🔄 Download Audio: bit.ly/NasihatSingkat-76
〰〰〰〰〰〰〰

🕋 Yuk, Dukung Program Dakwah Islam melalui :

| Bank Syariah Mandiri
| Kode Bank [451]
| No. Rekening 78.14.5000.17
| a.n CINTA SEDEKAH (INFAQ)
| Konfirmasi : cintasedekah.org/donasi

Sabtu, 13 Juni 2020

Bangga Menjadi Seorang Muslim

🌍 BimbinganIslam.com
Jumat, 20 Syawwal 1441 H / 12 Juni 2020 M
👤 Ustadz Afifi Abdul Wadud, B.A.
📒 Nasihat Singkat Bimbingan Islam
🔊 Audio 75 | Bangga Menjadi Seorang Muslim
🔄 Download Audio: bit.ly/NasihatSingkatBiAS-75
〰〰〰〰〰〰〰

🏦 *Salurkan Donasi Dakwah Terbaik Anda* melalui :

| BNI Syariah
| Kode Bank (427)
| Nomor Rekening : 8145.9999.50
| a.n Yayasan Bimbingan Islam
| Konfirmasi klik https://bimbinganislam.com/konfirmasi-donasi/
__________________

Kamis, 02 April 2020

Berharap Pahala Saat Masa Wabah dengan Taat kepada Allah dan Rasul-Nya

🌍 BimbinganIslam.com
Jumat, 02 Sya'ban 1441 H / 27 Maret 2020 M
👤 Ustadz dr. Raehanul Bahraen, M.Sc., Sp.PK⁣
📒 Nasihat Singkat Bimbingan Islam
🔊 Audio 73 | Berharap Pahala Saat Masa Wabah dengan Taat kepada Allah dan Rasul-Nya
🔄 Download Audio: bit.ly/NasihatSingkatBiAS-73
〰〰〰〰〰〰〰

🏦 *Salurkan Donasi Dakwah Terbaik Anda* melalui :

| BNI Syariah
| Kode Bank (427)
| Nomor Rekening : 8145.9999.50
| a.n Yayasan Bimbingan Islam
| Konfirmasi klik https://bimbinganislam.com/konfirmasi-donasi/
__________________

Sabtu, 07 Maret 2020

Nikmat yang Sering Dilupakan

🌍 BimbinganIslam.com
Jumat, 11 Rajab 1441 H / 06 Maret 2020 M
👤 Ustadz Abdullah Zaen, Lc. M.A.
📒 Nasihat Singkat Bimbingan Islam
🔊 Audio 70 | Nikmat yang Sering Dilupakan
🔄 Download Audio: bit.ly/NasihatSingkatBiAS-70
〰〰〰〰〰〰〰

🏦 *Salurkan Donasi Dakwah Terbaik Anda* melalui :

| BNI Syariah
| Kode Bank (427)
| Nomor Rekening : 8145.9999.50
| a.n Yayasan Bimbingan Islam
| Konfirmasi klik https://bimbinganislam.com/konfirmasi-donasi/
__________________

Sabtu, 29 Februari 2020

Manusia yang Paling Berbahagia

🌍 BimbinganIslam.com
Jumat, 04 Rajab 1441 H / 28 Februari 2020 M
👤 Ustadz Abu Saad -Rahimahullah-
📒 Nasihat Singkat Bimbingan Islam
🔊 Audio 69 | Manusia yang Paling Berbahagia
🔄 Download Audio: bit.ly/NasihatSingkatBiAS-69
〰〰〰〰〰〰〰

🏦 *Salurkan Donasi Dakwah Terbaik Anda* melalui :

| BNI Syariah
| Kode Bank (427)
| Nomor Rekening : 8145.9999.50
| a.n Yayasan Bimbingan Islam
| Konfirmasi klik https://bimbinganislam.com/konfirmasi-donasi/
__________________

Sabtu, 22 Februari 2020

Berpegang Teguh Dengan Tali Agama Allah

🌍 BimbinganIslam.com
Jumat, 27 Jumada Al-Akhir 1441 H / 21 Februari 2020 M
👤 Ustadz Afifi Abdul Wadud, B.A.
📒 Nasihat Singkat Bimbingan Islam
🔊 Audio 68 | Berpegang Teguh Dengan Tali Agama Allah
🔄 Download Audio: bit.ly/NasihatSingkatBiAS-68
〰〰〰〰〰〰〰

🏦 *Salurkan Donasi Dakwah Terbaik Anda* melalui :

| BNI Syariah
| Kode Bank (427)
| Nomor Rekening : 8145.9999.50
| a.n Yayasan Bimbingan Islam
| Konfirmasi klik https://bimbinganislam.com/konfirmasi-donasi/
__________________

Sabtu, 15 Februari 2020

Pohon Keimanan

🌍 BimbinganIslam.com
Jumat, 20 Jumada Al-Akhir 1441 H / 14 Februari 2020 M
👤 Ustadz Abdullah Taslim, Lc., M.A.
📒 Nasihat Singkat Bimbingan Islam
🔊 Audio 67 | Pohon Keimanan
🔄 Download Audio: bit.ly/NasihatSingkatBiAS-67
〰〰〰〰〰〰〰

🕋 Yuk, Dukung Program Dakwah Islam melalui :

| Bank Syariah Mandiri
| Kode Bank [451]
| No. Rekening 78.14.5000.17
| a.n CINTA SEDEKAH (INFAQ)
| Konfirmasi : cintasedekah.org/donasi

Kajian

IMAN TERHADAP WUJUD ALLĀH

🌍 BimbinganIslam.com 📆 Jum'at, 30 Syawwal 1442 H/11 Juni 2021 M 👤 Ustadz Afifi Abdul Wadud, BA 📗 Kitāb Syarhu Ushul Iman Nubdzah  Fī...

hits